Perawatan mobil secara praktis

Merawat mobil tidak sulit, bahkan bagi sebagian orang merawat mobil bisa melepaskan stress setelah bekerja. Rajin merawat mobil akan mempertahankan performa dan daya tahan mobil. Selain itu, biaya pemeliharaan dan operasional akan lebih hemat.

Perawatan mingguan

Mulailah dengan memeriksa air radiator. Cek air yang tersisa lewat indikator di reservoir. Bila kurang, tambah. Jangan sampai air habis. Waspada bila penambahan air lebih dari satu liter. Itu mengindikasikan adanya kebocoran. Segera ke bengkel sebelum kerusakan semakin parah.

Periksa pula air accu dengan mengecek level indikator. Bagi sebagian orang membaca level indikator air accu agak sulit. Ada tips sederhana. Coba senter lewat bagian belakang accu. Tambahkan air accu bila kurang.

Jangan lupa mengecek oli mesin. Caranya, cabut stik oli, bersihkan dengan tissue atau lap bersih lalu masukkan kembali. Cabut kembali dan perhatikan batas oli. Kalau batas oli berada di bawah garis normal, tambahkan dengan oli yang biasa di pakai. Bila dalam satu minggu anda harus menambah satu liter oli, disarankan segera periksa ke bengkel karena ada kemungkinan bocor. Bila diabaikan, mesin akan overheated. mobil bisa mogok.

Periksa pula tekanan angin ban , untuk mobil keluarga, tekanan normal, 28 psi (depan) dan 30 psi (belakang). Bila membawa beban tambahan, tekanan angin di tambah sekitar 2 psi. Jadi untuk depan 30 psi dan belakang 32 psi. Kalau tekanan angin kurang, ban bisa rusak juga boros bensin. Disarankan sebisa mungkin menggunakan ban tubeless karena lebih aman sebab tidak langsung kempes bila tertusuk.

Pemeriksaan bulanan

Selain pemeriksaan diatas, cek juga minyak rem. Penting untuk mengecek minyak rem karena resiko bila minyak rem habis , anda bisa celaka karena rem blong.

Cek pula minyak power steering.Indikasinya bila kemudi terasa berat dan tidak nyaman berarti minyak hampir habis. Jangan abaikan gejala ini. Karena bila terlambat menambah hingga minyak terlanjur habis, maka akan menyebabkan pompa power steering rusak. Kalau pompa ini terlanjur rusak, biaya reparasinya sangat mahal.

Pemeriksaan enam bulan atau 5000 km

  • Tune up mesin mobil anda agar pembakaran berjalan sempurna dan tidak boros.
  • Ganti juga oli mesin.
  • Selain itu periksa dan bersihkan filter udara. Lebih-lebih bila mobil sering di gunakan di daerah yang berdebu.
  • Demikian pula filter bensin. Kuraslah setiap enam bulan. Bila telah 30,000 km, ganti filter bensin dengan yang baru.
  • Bersihkan jamur sisa reaksi kimia di kutub-kutub accu. Caranya siram dengan air mendidih dan segera lap dengan kain.
  • Jangan lupa untuk mengecek kekencangan tali kipas. Perhatikan kerusakan yang mungkin ada seperti retak atau kering. Mengabaikan tali kipas bisa menyebabkan kerja alternator terganggu. Akibatnya proses pengisian ke accu terganggu.

Pemeriksaan setiap 10,000 km

Segera ganti filter oli. Kalau terlambat, filter tak mampu lagi menyaring kotoran hingga kembali lagi ke mesin. Lebih parah lagi kalau filter mampet. Oli tidak bisa masuk kembali ke mesin sehingga seluruh komponen mesin rusak.

Bila gardan dan transmisi anda manual, cek setiap 10,000 km. Bila transmisi matic, pemeriksaan cukup dilakukan setiap 30,000 km.

Mobilku.com

Advertisements
%d bloggers like this: