Rekondisi mobil paska banjir

Banjir sudah mampir di mana-mana, apa saja tergenang dan mobil bisa saja tidak terselamatkan, tenggelam hingga ke atap. Parahnya, banjir tidak juga surut hingga berhari-hari ; padahal semakin lama mobil berendam, semakin buruk akibatnya.

Di Jakarta, ribuan mobil terendam karena terlambat diselamatkan. Banjir yang datang tiba-tiba pada dini hari dalam skala yang luas, memang menyulitkan upaya memindahkan mobil.

Kalau sudah demikian kejadiannya, memang nyaris tidak ada hal bagus yang bisa membesarkan hati.

Tapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyurutkan semburan kocek yang mengalir dari dompet anda. National Automobile Dealer Association, sebuah asosiasi dealer mobil USA, memberikan daftar 10 tindakan yang dapat dilakukan untuk meng-handle mobil yang kebanjiran.

  1. Jangan sekali-kali mencoba menghidupkan mobil, sebelum dibersihkan dan diperiksa secara menyeluruh
  2. Secepat mungkin keringkan mobil anda, agar komponen mobil tidak terlalu lama bersentuhan dengan air.
  3. Bila mobil anda diasuransikan, laporkan segera kondisi mobil yang terendam banjir.
  4. Catat kedalaman air yang membanjiri mobil. Data ini sangat membantu mekanik/montir untuk mengevaluasi dan mengambil langkah-langkah perbaikan kerusakan-kerusakan yang terjadi.
  5. Hubungi montir langganan anda untuk mengatur pemeriksaan dan evaluasi mobil.
  6. Pemeriksaan meliputi komponen mekanis seperti mesin, sistem transmisi, gardan, rem, dan sistem bahan bakar. Pemeriksaan itu untuk mengetahui seberapa jauh terkontaminasi air.
  7. Termasuk juga membilas dan mengganti semua fluida, minyak dan pelumas serta mengganti filter dan gasket yang terendam air. Menjalankan mobil yang fluida-nya terkontaminasi air, justru akan memperparah kerusakan mesin dan komponen lainnya.
  8. Pertimbangkan juga untuk membersihkan komponen rem secara khusus dan juga komponen sistem penggerak roda belakang.
  9. Mobil-mobil keluaran terakhir memiliki lapisan pelindung yang tidak mudah melepas uap air. Rekomendasinya, mengganti seluruh bahan ini untuk mencegahnya berjamur atau lapuk yang akan mempengaruhi seluruh komponen. Biaya perbaikannya juga akan meroket.
  10. Jangan lupa untuk memeriksa seluruh sistem kabel dan komponen elektronik lainnya yang terkena air. Memang kebanyakan komponen itu dirancang untuk tahan air, tapi bukan untuk menyelam di bawah permukaan air banjir. Pada beberapa kasus, komponen-komponen itu tidak bermasalah, baru 90 hari kemudian mulai berkarat.

Rangkaian tindakan itu memang rumit, butuh waktu dan biaya. Tapi ini harga yang layak untuk mengurangi kerusakan dalam jangka panjang dan mengurangi pengeluaran untuk perbaikan terus menerus.

Bila mobil sudah bersih coba teliti ulang bagian-bagian : bawah karpet/karet penutup lantai, bagian-bagian sempit di interior, bawah dashboard, celah-celah konsole, rangkaian kabel, celah-celah alternantor, motor stater dan pompa power steering.

Yakinkan pula semua fabric, karpet dan pelapis lainnya sudah benar-benar bersih dan kering. Teliti setiap celah, kisi dan lobang kecil jangan sampai ada lumpur yang tertinggal. Mengabaikan hal-hal kecil itu akan mendatangkan karat dan pertanyaan kritis dari pembeli, bila mobil ini kelak dijual.

Semoga bermanfaat.
Mobilku.com

%d bloggers like this: