Waspadai Bahaya Charger Murahan

Ternyata, tidak selamanya charger baterai untuk handphone, game console, laptop, ataupun media musik player, mampu memberikan jaminan kualitas yang tidak merugikan konsumen. Sebagai bukti, hasil penelitian pihak Perdagangan Inggris, yang menemukan bahwa ada sebuah charger buatan Cina yang mungkin telah merugikan konsumen. Charger buatan Cina tersebut telah menyebabkan media portable tersebut menjadi panas yang berlebih dan bahkan dapat menimbulkan hubungan arus pendek.

Tidak hanya untuk media portable, namun peringatan ini juga disampaikan kepada pemilik perusahaan Nintendo DS, DS Lite, dan Gameboy. Charger dari Cina tersebut kebanyakan tidak mempunyai label resmi, atau yang biasa disebut Travel Charger. Selain itu, beberapa charger ini juga dilengkapi dengan lata pengaman yang palsu, dan parahnya, charger tanpa label resmi ini telah dijual ke pasaran dan online sekitar Rp90.000. Sedangkan charger yang asli dan aman, baik yang dijual di toko atau di Internet, jauh lebih mahal berkisar Rp270.000.

Jika mungkin Anda memiliki charger dengan nomor item DE62347066, sebaiknya Anda mulai menghentikan menggunakan charger tersebut sesegera mungkin. Kelemahan charger yang memiliki alat pengaman palsu atau tidak sesuai dengan perangkat charger-nya, akan berakibat buruk. Sebagai contoh, jika kabelnya longgar, maka dapat menyebabkan putusnya hubungan arus listrik, sehingga dapat menyebabkan Anda tersengat listrik. Selain itu, jika pin pengaman tidak sesuai dengan socket hardware-nya, maka charger akan cepat menjadi panas. Hal ini dikarenakan, charger akan tetap mengisi baterai, dan akan memancarkan panas ke segala arah karena jalur socket yang tidak cocok.

Charger buatan Cina tersebut, kini telah membanjiri negara Inggris. Namun, bisa saja charger tersebut juga telah merambah cepat di Indonesia.

beritanet.com

%d bloggers like this: