Perawatan Sistem Transmisi

Perawatan I

  1. Transmisi manual (M/T) umumnya memakai pelumas dg. spec GL-4, ganti setiap 10.000-20.000 km
  2. Oli gardan/Axle umumnya memakai pelumas dg. spec GL-5, ganti setiap 10.000-20.000 km
  3. OH Clutch utk ganti; Kanvas Kopling, Dekrup (clutch cover/pressure plate), Release Bearing. Ganti pula Oil Seal drive shaft & Oilseal Crankshaft Rear / seal kruk as
  4. Saat OH periksa; Clutch Fork, Flywheel, Gear Starting, Oilseal Input Shaft, Oilseal & Boot T/M Select Shaft
  5. Jangan membubut Flywheel, ganti saja dengan yang. baru
  6. Ganti Clutch Release & Master Kit (tipe hidrolik), setiap 3 – 5 tahun, jika bocor akan menyusahkan
  7. Perawatan Transmisi Automatic; pakailah ATF SESUAI SPEC, ganti ATF secara teratur sesuai petunjuk & periksa level ATF

Perawatan II

  1. Untuk beberapa type, perhatikan kondisi Speed Sensor & jangan sampai pemasangan salah setelah OH clutch
  2. Untuk mobil dengan FWD, periksa kondisi Boot Drive Shaft, awal kerusakan CV Joint dari Boot robek
  3. Boot drive shaft bawah/luar harus memakai original, Boot atas/dalam boleh non original tetapi pilih yg. berkualitas
  4. Jika boot bawah yang rusak, ganti sekalian boot atas karena boot kit bawah original sudah berisi klem & grease untuk boot atas, selain itu untuk melepas boot bawah, boot atas harus dilepas dulu
  5. Gunakan grease khusus untuk boot kit (CV joint grease)
  6. Periksa kondisi bushings tongkat persneling, jika bushing ini rusak, juga menyebabkan susah oper gigi
  7. Periksa kondisi kabel persneling, jika putus akan sangat menyusahkan

idmoc.com

%d bloggers like this: