Bagaimana Agar Flash Disk Awet

Saya baru membeli flash disk ukuran 2 Gb. Sebelumnya, saya punya tiga flash disk berkapasitas 1 Gb dan di bawahnya, namun ada masalah. Ada yang sebagian isi file hilang, ada pula yang tidak bisa digunakan lagi. Bagaimana ya caranya agar flash disk saya yang baru tidak rusak lagi?

Sepuluh tahun lalu kita mengenal disket atau floppy disk sebagai media penyimpan data. Kini, media itu bertambah dengan kehadiran flash disk yang mampu menyimpan data jauh lebih besar dibanding disket dan floppy disk. Disket cuma mampu menyimpan data maksimal 1,44 Mb. Kini sejumlah perusahaan ada yang memasarkan flash disk ukuran 4 Gb.

Seperti disket atau floppy disk, flash disk juga harus dirawat dan dihindari dari musuhnya. Kan sayang barang yang Anda beli dengan harga mahal akhirnya tidak berfungsi. Berikut beberapa tip merawat dan menjauhkan perkakas tersebut dari musuh-musuhnya.

Pertama, jangan menyimpan flash disk berdekatan dengan benda yang mengandung magnet besar, seperti telepon seluler dan TV. Gelombang elektromagnetik dari dua perkakas itu dapat merusak flash disk. Karena itu, sebaiknya jangan menyimpan flash disk dan ponsel dalam satu tas. Begitu juga sesampainya di rumah, jangan letakkan barang tersebut di dekat TV.

Kedua, hindari flash disk Anda dari musuh-musuhnya. Musuh terbesar adalah air. Memang beberapa perusahaan mengklaim produknya anti-air, sebaiknya jangan mencoba-coba dengan musuh yang satu ini. Maklum, air mampu melenyapkan data dalam flash disk Anda.

Musuh lainnya adalah virus. Penyakit digital ini menular jika Anda sering mengambil data dari Internet atau komputer orang lain melalui flash disk. Virus yang masuk bakal merusak data yang tersimpan. Bisa jadi flash disk Anda yang lama terserang virus ganas sehingga file-nya tidak terbaca lagi. Karena itu, seringlah memindai ulang flash disk dengan antivirus terbaru.

Ketiga, gunakan flash disk dengan benar. Kadang-kadang kita mencabut begitu saja perkakas ini dari port USB komputer. Padahal, cara semacam ini mempengaruhi data-data yang tersimpan. Sebaiknya, ikuti prosedur yang ada dengan melakukan proses stop atau eject terlebih dulu. Setelah itu baru mencabutnya. Kerap kali proses stop begitu sulit. Boleh jadi Anda belum menutup semua file dalam flash disk yang sedang digunakan.

Keempat, simpan flash disk jauh dari sengatan langsung sinar matahari. Hindari perkakas penting ini dari benturan keras atau terjatuh. Terakhir, jangan lupa menutup soketnya andaikata flash disk sedang tidak digunakan. Jika aneka tip ini Anda ikuti, mudah-mudahan flash disk jadi awet.

Koran Tempo

%d bloggers like this: