Memilih Ponsel TV

Untuk menarik konsumen, para produsen memang berlomba-lomba berkreasi dengan produknya. Salah satu fitur yang mereka sajikan adalah acara televisi. Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah memilih merek ponsel yang terbaik. Merek terkenal tentunya lebih baik ketimbang yang belum jelas, karena mereka biasanya memiliki jaringan perawatan dan menjaga reputasi.

Bagaimana dengan merek-merek baru yang banyak beredar di pasar? Sebaiknya Anda tanya teman atau baca media cetak yang menulis mengenai ponsel TV. Bisa juga mencari informasi di media Internet. Pelajari dan bandingkan dengan keuangan Anda serta minat anak.

Kedua, perhatikan pada saat Anda memilih ponsel di toko. Coba dulu apakah ponsel itu dapat menerima siaran televisi dengan baik. Atur tuner, lalu jalankan fitur TV-nya. Ada ponsel yang meminta Anda menentukan terlebih dulu kode area. Baru setelah itu, manfaatkan pencarian channel secara otomatis. Setelah menangkap siaran, amati kejelasan gambarnya. Andai kurang jelas, minta petunjuk bagaimana cara mengatur ponsel TV agar menghasilkan gambar yang bagus.

Ketiga, jika siaran TV diterima dengan baik, Anda harus memperhatikan besar atau kecil resolusi layarnya. Seperti pesawat TV normal, semakin besar layar, jelas semakin puas menontonnya. Pilih yang paling besar. Di pasar, ada yang ukuran layarnya dua inci dan tiga inci. Jika memungkinkan, pilih ponsel TV yang memiliki kemampuan shake control. Fitur ini memudahkan Anda manakala hendak mengubah proporsi layar dari portrait ke landscape tanpa harus menekan tombol.

Keempat, cari ponsel yang memiliki dudukan khusus. Dengan tatakan ini Anda dapat meletakkan ponsel di bidang datar sehingga nyaman ketika menonton televisi. Jadi tidak perlu Anda terus-menerus memegang ponsel.

Kelima, amati kemampuan baterai. Sejumlah ponsel baterainya akan melemah setelah pesawat televisi dinyalakan selama lima jam berturut-turut. Tentunya Anda harus memilih yang daya tahannya paling lama. Untuk itu, tanya teman atau cari informasi di media untuk mengetahui persoalan ini.

Daya baterai juga cepat habis manakala Anda mengaktifkan dua nomor ponsel sekaligus. Memang sejumlah produsen Cina memanjakan Anda dengan fungsi dual on atau dua kartu SIM. Jadi kita tidak perlu membawa dua ponsel dengan nomor berbeda. Cukup kedua kartu SIM Anda masukkan ke ponsel TV ini. Namun, kalau secara bersama-sama Anda nyalakan fungsi dual on dan televisi, jelas baterai ponsel akan cepat drop.

Terakhir, amati fitur selain TV dan dual on. Anak Anda pasti menginginkan fitur pemutar musik, game, kamera, dan radio. Jika ada fitur multimedia lainnya, jelas lebih bagus.

TEMPO Interaktif

%d bloggers like this: