Tips Merawat Motor Anda

Sedia payung sebelum hujan, tentunya istilah itu memang sangat berguna bagi kehidupan kita sehari-hari, termasuk juga didalam memiliki sebuah sepeda motor. Karena hanya dengan motor yang kurang perawatan saja, dapat menimbulkan banyak masalah bagi si pemilik dikemudian hari. Oleh dari itu mulailah merawat motor kesayangan anda seperti berikut ini.

Langkah ke-satu yaitu periksa kondisi Aki

Air aki melewati batas maksimum atau minimum dapat berakibat mempercepat kerusakan pada sel-sel aki. Maka untuk mengantisipasinya tambahkanlah air aki pada pagi hari setelah dilakukan pengecekan.

Apabila kondisi aki tersebut sudah lemah sebaiknya segeralah diganti, karena jika aki tersebut tetap dipaksakan kedua kutub positif dan negatif akan menimbulkan korosi yang berupa serbuk putih, dan proses korosi tersebut akan menjalar ke bagian kabel-kabel utama yang menghubungkan arus listrik seperti saluran dinamo, lampu, atau bagian-bagian lainnya. Efek dari korosi tersebut dapat mengakibatkan arus listrik tidak sempurna dan yang lebih parahnya lagi juga dapat menimbulkan kerusakan pada komponen seperti switch lampu, kontak mesin ataupun dinamo.

Hal yang perlu diingat juga adalah jika aki sudah lemah dan motor tidak mampu di hidupkan atau distater, janganlah mencoba untuk dipaksakan dengan cara mendorong sepeda motor anda guna menghidupkannya. Sebab bisa berakibat kepada rusaknya gigi transmisi motor anda tersebut.

Langkah ke-dua adalah periksa kondisi Oli motor anda

Pada dasarnya Oli mesin sangatlah penting peranannya guna melumasi komponen-komponen mesin, seperti piston, stang piston, ring piston dan lainnya yang berhubungan. Maka oleh karena itu, jika kondisi minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya pelumasnya telah berkurang, maka alangkah baiknya segera diganti. Lakukan ganti oli secara berkala dan gunakan sesuai dengan ketentuan dari pabrikan motor tersebut.

Langkah ke-tiga periksa kondisi rantai dan gir

Perhatikan kondisi rantai motor anda apakah terlalu kendor, atau terlalu kencang. Rantai yang terlalu kendor bisa membuat rantai tercopot dari girnya, dan jika kondisi rantai terlalu kencang bisa mengakibatkan putusnya rantai motor anda. Periksa pula kondisi gir, jika sudah mulai runcing atau tajam segeralah ganti karena apabila dibiarkan rantai dapat secara tiba-tiba terputus dan tentunya dapat membahayakan anda disaat mengemudi.

Langkah ke-empat periksa kondisi kabel Busi dan Koil

Perhatikan kondisi kabel koil yang menghubungkan arus listrik dari koil ke busi. Apabila sudah cukup umur dan telah terlihat ada retak maupun pengerasan pada kabel tersebut, maka sebaiknya segeralah diganti. Juga perhatikan kondisi busi karena fungsi busi sangatlah vital pada mesin kendaraan.

Langkah ke-lima perhatikan kondisi selang bensin

Salah satu juga yang perlu diperhatikan adalah selang bensin ke karburator. Jangan pernah membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau retak, karena pada bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis yang dapat mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa kembali ke karburator. Yang pada nantinya bisa terjadi suplai bensin tersumbat dari tangki bensin ke karburator sehingga dapat mengganggu sistem pembakaran.

Langkah ke-enam panaskan mesin terlebih dahulu

Usahakan untuk selalu panaskan mesin sebelum motor dijalankan, kurang lebih sekitar 1 s/d 2 menit. Proses ini berguna agar sirkulasi oli dapat melumasi seluruh bagian dalam komponen mesin yang bergerak. Usahakan juga janganlah terlalu lama memanaskan mesin karena bisa menyebabkan pipa knalpot motor anda menguning.

Langkah ke-tujuh periksa kondisi tekanan angin ban

Jagalah kondisi tekanan angin ban untuk tidak terlalu berlebih atau kurang, karena bisa mengakibatkan grip atau kembang dari ban motor anda menjadi rusak.

Silahkan mencoba dan rawatlah selalu motor kesayangan anda agar senantiasa selalu memiliki performa mesin yang maksimal dan tentunya juga dapat mengurangi anggaran anda, tanpa harus menunggu terjadinya kerusakan yang fatal.

namaotomotif.com

%d bloggers like this: