Duduk Tegak Sebabkan Sakit Punggung Kronis

Duduk tegak dengan tangan berlipat dianggap sebagai sikap tubuh yang sempurna. Ternyata anggapan ini mulai tak berlaku lagi. Duduk tegak selama berjam-jam bahkan dapat menimbulkan gangguan punggung yang cukup kronis.

Dengan teknik Magnetic Resonance Imaging (MRI), sejumlah ilmuwan melakukan studi terhadap 22 relawan yang tak memiliki riwayat gangguan punggung. Mereka diperintahkan untuk duduk dalam tiga posisi berbeda., membungkuk, duduk tegak 90 derajad dan duduk santai dengan postur miring 135 derajat. Setelah itu, tulang punggung mereka dipindai satu demi satu.

“Tubuh dengan posisi duduk miring 135 derajat terbukti sebagai posisi duduk terbaik menurut analisis biomekanis. Berlawanan dengan posisi duduk tegak 90 derajat yang justru dianggap normal oleh sebagian besar orang,” jelas Waseem Amir Bashir, ilmuwan dari University of Alberta Hospital, Kanada seperti yang dilansir AP baru-baru ini.

Menurut Bashir, duduk dalam posisi anatomis ideal sangat penting, sebab jaringan pada tulang belakang kita terhubung dengan ligamen-ligamen yang dapat memicu rasa sakit jika posisi tidak tepat. Sakit ini akan berkembang menjadi penyakit kronis kalau dibiarkan terus berlangsung.

Sakit punggung berdasar studi National Institute of Neurological Disorders and Stroke, adalah penyebab utama gangguan kerja di Amerika Serikat (AS). Akibat gangguan ini, orang Amerika mengalami kerugian 50 miliar dolar AS per tahunnya. Pemicunya tak lebih dari posisi duduk yang salah.

“Kami tidak mengusulkan agar kita duduk santai selama berjam-jam. Namun kehidupan modern saat ini cenderung menuntut orang untuk bekerja dalam posisi duduk. Ini yang membuat kami berpikir bahwa posisi duduk yang optimal sangat penting,” tambah Bashir.

Ketika jaringan tubuh berada di tulang belakang, sendi belakang akan bergerak dan posisi tubuh tidak seimbang. Pada posisi duduk tegak 90 derajat, gerakan ini paling sering terjadi.

Sendi tulang paling sedikit bergerak saat subyek duduk pada posisi miring 135 derajat. Hal yang sama ketika kita duduk bersandar dengan santai. Duduk menyandar sambil lutut ke belakang adalah posisi terbaik yang bisa dilakukan saat duduk. Pada posisi ini tidak menyebabkan tekanan pada tulang ligamen, dan otot-otot tetap dalam posisi baik di punggung.

Duduk di atas kursi yang mendukung posisi santai dengan sandaran seperti misalnya kursi duduk pada mobil, dapat menghadirkan posisi nyaman tulang belakang. Sementara itu, posisi membungkung menyebabkan pengurangan tinggi tulang belakang.

Bashir menekankan sikap duduk dapat mengurangi dan mencegah rasa nyeri pada punggung. Cara ini jauh lebih baik daripada mengobati sakit yang sudah kronis sebagai akibat dari posisi tubuh yang salah dalam tempo lama.(ap/mer)

sinarharapan.co.id

%d bloggers like this: