Jamur Maitake, Dipercaya Obati Kanker dan AIDS

Beribu-ribu jenis jamur tumbuh di bumi ini. Salah satunya bernama maitake, yang dalam bahasa latin dikenal sebagai Grifola Frondosa. Jenis jamur ini mulai dikenal luas, semenjak tahun 1980, saat Prof Dr Hiroaki Nanba PhD, peneliti jamur dari Jepang mampu membuktikan manfaat jamur tersebut sebagai obat kanker.

Maitake sendiri dikenal sebagai “jamur menari”. Pasalnya sempat harga jamur ini meninggi hingga seharga perak murni, karena sulit ditemukan. Kelangkaan tersebut membuat para pemburu jamur kemudian akan menari-nari senang bila menemukannya. Oleh karena itu kemudian, jamur jenis ini dikenal dengan nama maitake, yang artinya “jamur menari”.

Sebelum diketahui khasiatnya itu sendiri oleh Prof Nanba, jamur ini kadang hanya dikonsumsi sebagai pangan biasa. Sampai kemudian setelah melewati uji klinik, yang melibatkan 165 pasien kanker stadium II-IV di Jepang, khasiat jamur ini makin diakui sebagai obat penyakit kanker secara nyata. Keefektifan maitake sebagai antikanker meningkat sebesar 12-27 persen bila dikombinasikan dengan Mitocycin C.

Khasiat maitake sendiri diduga berasal dari unsur kimia bernama Polisakarida Beta 1.6 Glukan, yang terdapat di dalam jamur. Unsur ini yang kemudian dianggap membedakan jamur Maitake dengan jamur jenis lainnya.

Pada jamur lain, unsur kimia yang dikandung rata-rata hanya Beta 1.3. Unsur itu juga mengaktifkan dan meningatkan produksi sel-sel pembunuh kuman secara alami melalui sistem kekebalan tubuh. Karena diketahui sel T pembantu (CD4) dan makrofag di dalam tubuh akan menjadi aktif, setelah distimulasi oleh unsur kimia yang terkandung dalam Maitake tersebut.

Kini selain diharapkan mampu menyembuhkan kanker, jamur maitake juga mulai digunakan sebagai alternatif penyembuh untuk infeksi HIV/AIDS. Konsep dasarnya merupaan penumbuhan kembali sel CD4 pada para penderita, yang memang diketahui berkurang. Dalam sebuah percobaan terakhir di New York-AS terhadap 26 penderita AIDS, 13 penderita ternyata mengalami peningkatan sel CD 4 dengan pesat. Maitake juga turut menghilangkan gejala-gejala AIDS, seperti batuk kering, insomania, dermatitis, penurunan berat badan, dan sembelit. (slg)

sinarharapan.co.id

Advertisements
%d bloggers like this: