Diare

Diare (Mencret) adalah Berak encer (biasanya 4 x atau lebih dalam sehari), kadang-kadang disertai: Muntah, Badan lesu atau lemah, Panas, Tidak nafsu makan, Darah dan lender dalam kotoran

Diare dapat disebabkan oleh:

  1. Infeksi oleh bakteri, virus atau parasit
  2. Allergi terhadap makanan atau obat tertentu
  3. Infeksi oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti:
    • Campak
    • Infeksi telinga
    • Infeksi tenggorokan
    • Malaria, dll

Diare (mencret) terutama pada Balita Sangat Berbahaya. Karena dapat menyebabkan kematian akibat kekurangan cairan.

Kematian akibat diare (mencret) dapat dicegah.

Sebagian besar diare akut (diare mendadak) pada anak dapat disembuhkan hanya dengan pemberian cairan dan meneruskan pemberian makanan saja.

Pada anak yang mengalami diare tanpa dehidrasi (kekurangan cairan).

Tanda-tandanya:

  • Berak cair 1-2 kali sehari
  • Muntah tidak ada
  • Haus tidak ada
  • Masih mau makan
  • Masih mau bermain

Tindakan:

  • Untuk mencegah dehidrasi, beri anak minum lebih banyak dari biasanya
  • ASI (Air Susu Ibu) diteruskan
  • Makanan diberikan seperti biasanya
  • Bila keadaan anak bertambah berat, segera bawa ke Puskesmas terdekat

Pada anak yang mengalami diare dengan dehidrasi ringan/sedang.

Tanda-tandanya:

  • Berak cair 4-9 kali sehari
  • Kadang muntah 1-2 kali sehari
  • Kadang panas
  • Haus
  • Tidak mau makan
  • Badan lesu lemas

Tindakan:

  • Berikan oralit
  • ASI (Air Susu Ibu) diteruskan
  • Teruskan pemberian makanan
  • Sebaiknya yang lunak, mudah dicerna dan tidak merangsang
  • Bila tidak ada perubahan segera bawa kembali ke Puskesmas terdekat.

Pada anak yang mengalami diare dengan dehidrasi berat.

Tanda-tandanya:

  • Berak cair terus-menerus
  • Muntah terus-menerus
  • Haus sekali
  • Mata cekung
  • Bibir kering dan biru
  • Tangan dan kaki dingin
  • Sangat lemah
  • Tidak mau makan
  • Tidak mau bermain
  • Tidak kencing 6 jam atau lebih
  • Kadang-kadang dengan kejang dan panas tinggi

Tindakan:

  • Segera bawa ke Rumah Sakit / Puskesmas dengan fasilitas Perawatan
  • Oralit dan ASI diteruskan selama masih bisa minum

Takaran pemberian Oralit.

Umur : Jumlah Cairan

  • Di bawah 1 thn : 3 jam pertama 1,5 gelas selanjutnya 0.5 gelas setiap kali mencret
  • Di bawah 5 thn (anak balita) : 3 jam pertama 3 gelas, selanjutnya 1 gelas setiap kali mencret
  • Anak diatas 5 thn : 3 jam pertama 6 gelas, selanjutnya 1,5 gelas setiap kali mencret
  • Anak diatas 12 thn & dewasa : 3 jam pertama 12 gelas, selanjutnya 2 gelas setiap kali mencret (1 gelas : 200 cc)

Dimana Oralit dapat diperoleh:

Oralit dapat diperoleh di Puskesmas, Posyandu, Apotik dan Toko Obat

Penyakit Diare dapat ditularkan melalui:

  • Pemakaian botol susu yang tidak bersih
  • Menggunakan sumber air yang tercemar
  • Buang air besar disembarang tempat
  • Pencemaran makanan oleh serangga (lalat, kecoa, dll) atau oleh tangan yang kotor.

Bagaimana mencegah penyakit diare:

Penyakit diare dapat dicegah melalui:

  1. Pemberian ASI (Air Susu Ibu)
  2. Pemberian makanan pendamping ASI yang bersih dan bergizi setelah bayi berumur 4 bulan

keluargasehat.com

%d bloggers like this: