Penyakit Jantung

Tanda-tanda penyakit jantung Tanda-tanda seseorang akan terserang penyakit jatung,yaitu: I.ISCHEMIA Jantung kekurangan darah karena adanya artery jantung yang tersumbat. II.Angina Angina adalah tanda-tanda penyumbatan pada artery jantung oleh substansi lemak,yang disebut juga Atherosclerosis.

Karena adanya penyumbatan, maka pengaliran darah yang membawa oksigen ke jantung berkurang.

Angina biasanya sudah ada beberapa bulan sebelum mendapat serangan jantung (Myocardial Infraction).

Tanda-tanda serangan jantung atau Angina, yaitu:

  • Seolah-olah ada tekanan benda di dada.
  • Rasa sakit bisa menysbar ke lengan kiri atas,leher kiri,rahang,dada tengah dan perut kiri bagian atas.
  • Sesak napas.
  • Berkeringat.

Bagi orang yang tidak berpengalaman biasanya mengira tanda-tanda ini tidak berbahaya; sering dianggap sakitflu biasa,lantas dikerok,diurut dengan minyak angin dansebagainya.

15 persen dari pasien jantung tidak merasakansakit setelah adanya Angina ini. Tahap ini dinamakan Silent Angina.

Kondisi pasien pada tahap ini sangat berbahayasekali, sebab pasien tidak merasa bahwa tanda-tanda serangan jantung sudah dekat.

Saya termasuk pasien Silent Angina

Angina akan hilang dengan sendirinya setelah pasien beristirahat atau menelan pil Nitroglycerine di bawah lidah.

Tindakan ini bisa efektif kalau belum terlalu parah dantidak diikuti serangan jantung.

Pil Nitroglycerine ini berfungsi melebarkan artery pembuluh jantung sehingga darah yang membawa oksigen sebagai makanan ke jantung menjadi lancar kembali.

Artery jantung sehat adalah bersih seperti pipa.

Artherosclerosis (penyumbatan pada artery jantung) dimulai dengan adanya penempelan substansi lemak yang sering juga sebagai Cholesterol, pada dinding artery jantung.

Cholesterol selalu dituduh sebagai penyebab Artherosclerosis(penyumbatan artery).

Choelsterol adalah substansi lemak yang dinamakan LIPID yang pada prosesnya dapat menempel pada dinding artery da akhirnya menyumbat.

Cholesterol dihasilkan dari makanan berlemak atau makanan-makanan lain seperti otak,hati,ampela,babat,usus,daging merah dan lain-lain.

Tetapi tubuh kitapun sebenarnya memproduksi cholesterol secara alami.

Cholesterol di produksi oleh lever(hati)

Hati memproduksi 85 peren dari jumlah cholesterol yang dihisap oleh darah,sedangkan 15 persennya adalah yang berasal dari makanan kita.

Jadi kalau kita menjalankan diet rendah cholesterol, yang kita kurangi itu adalah dari yang 15 persen yang berasal dari makanan.

Sedangkan lever tetep akan mengeluarkan yang 85 persen.

Ada dua macam cholesterol, yaitu cholesterol “jahat” L.D.L (low Density Lipoprotein) dan cholesterol “baik” H.D.L. (High Density Lipoprotein).

Saya umpamakan begini; L.D.L. adalah truk pembawa sampah (cholesterol dan trigliseride) nantinya menjadi substansi lemak yang dibuang di jalan (artery).

Sedangka H.D.L. adalah truk yang mengambil sampah dan dibuang di pembuangan.

Kalau sampah terlalu banyak ,truk H.D.L. ini terlalu penuh dan tumpah sampahnya di jalan kemudian tertimbun di pinggir jalan (dalam hal ini substansi lemak tertimbun di dinding artery) akan dapat menyebabkan kemacetan.

Bila blok ini baru sedikit misalnya 30-40 persen, maka darah yang membawa oksigen (O2) ke jantung masih cukup, dokter kemungkinan tidak mengadakan tindakan apa-apa.

Angina terjadi bila penyumbatan blok telah mencapai 70 persen atau lebih. Kalau anda melakukan olah raga keras, dada kiri bagian atas akan terasa sakit, karena oksigen yang bibawa darah dari paru-paru ke jantung tidak cukup.

Penempelan subtansi lemak terus berlangsung,penyumbatan makin banyak maka terjadilah yang disebut “Serangan Jantung” atau Myocardial Infraction.

Ketika serangan jantung terjadi, blok mungkin sudah mencapai 80 persen atau lebih. Darah yang membawa Oksigen (makanan) ke jantung tidak cukup.

Terasa rasa sakit yang lebih hebat dari Angina, meskipun kita melakukan istirahat 15 menit ataupun makan pil Nitroglycerine tidak akan banyak menolong.

Rasa sakit di dada terus berlanjut.

Inilah tanda-tanda Serangan Jantung.

Kalau dalam 20 menit anda tidak “Good Bye”, harapan untuk hidup masih ada. Kalau dalam waktu 48 jam anda masih belum bertemu malaikat dan bidadari, harapan untuk hidup jadi lebih banyak lagi.

Dalam hal ini kita harus cepat-cepat pergi ke rumah sakit dan memanggil doker Cardiologist. Kalau belum 3 jam dan sudah mendapat suntikan T.P.A. (Tissue Plasminogen Actuator) atau Streptokinase, maka darah sedikit demi sedikit akan mengalir lagi dan luka di jantung yang kena serangan tidak meluas.

T.P.A. atau Streptokinase ini adalah pengencer darah yang amat ampuh.

Saya terkena serengan jantung pada tahun 1979(ringan) lalu yang kedua pada tahun 1988. Waktu itu sudah terlambat karena sudah lebih dari 3 jam dan memang waktu itu T.P.A. belum “kesohor”. Kalau luka di jantung tidak luas,maka otot-otot jantung yang mati tidak banyak dan jantung masih kuat.

Sebaliknya kalau tempat yang terkena serangan (kekurangan oksigen) luas, otot-otot jantung banyak yang mati.

Akibatnya jantung jadi lemah, inilah yang saya alami.

keluargasehat.com

Advertisements
%d bloggers like this: