Ahmadiyah Masih dalam Pagar Islam?

Oleh: Lajnah Ad Daimah

Soal:
Kami meminta penjelasan dari Lajnah tentang hukum Islam terhada aliran Qaadiyani (Ahmadiyah), dan klaim mereka tentang Nabi Ghulam Ahmad Al Qadiyani. Kami juga memohon kepada Lajnah untuk bisa mengirimkan buku-buku yang berkenaan dengan aliran ini karena saya ingin mempelajarinya.

Jawab:
Kenabian telah ditutup oleh Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga tidak ada lagi nabi setelah beliau, inilah yang sesuai dengan Al Quran dan As Sunnah. Jadi barang siapa yang mengklaim sebagai nabi setelah Rasulullah, maka dia adalah pendusta. Dan di antara mereka adalah Ghulam Ahmad Al Qadiyani. Pengakuan dia sebagai nabi adalah pengakuan yang dusta. Begitu juga klaim orang-orang Qadiyan (Ahmadiyah) bahwa Ghulam Ahmad adalah Nabi adalah klaim yang keliru.

Dan Dewan Ulama Saudi Arabia telah mengeluarkan fatwa bahwa Qadiyaniyun ini adalah aliran yang kafir karena keyakinannya.

Wabillahi taufik, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga, serta para sahabatnya.

Lajnah Daimah (Dewan Fatwa)
Ketua: Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz
Wakil: Asy Syaikh Abdurrazzaq Afifi
Anggota: Asy Syaikh Abdullah Al Ghudayyan
Anggota: Asy Syaikh Abdullah bin Quud

(Fataawa al-Lajnah ad-Daa.imah lil-Buhooth al-’Ilmiyyah wal-Iftaa., – Volume 2, Page 313, Fatwa No.4317)
http://fatwa-online.com/fataawa/creed/deviants/0010517_3.htm
ulamasunnah.wordpress.com

%d bloggers like this: