Ketika Hardisk Salah Terdeteksi Kapasitasnya

Pernahkah suatu saat Anda mendapati hardisk yang anda punyai tiba-tiba tertera di layar monitor, kapasitasnya tidak sebagaimana seharusnya? Tentu anda jadi bingung kenapa ini terjadi.

Kejadian semacam ini sebetulnya tergolong sangat jarang terjadi. Dahulu, hal ini bisa terjadi bisa terjadi lantaran BIOS yang digunakan pada PC kita belum bisa mengenalihardisk berkapasitas di atas 8GB atau lebih. Namun, seharusnya sekarang tidak ada alasan masalah ini muncul. Apalagi bila anda menggunakan motherboard teranyar yang umumnya dipersenjatai dengan BIOS terbaru.

Masalah ini misalnya dihadapi Pcplusketika menggunakan salah satu produk hardisk berukuran 40GB. Entah karena apa, hardisk yang seharusnya berkapasitas 40GB ini kemudian terdeteksi sebanyak 32GB. Ini berarti ada sekitar 8GB yang hilang dan tidak terpakai sama sekali. Ketika dilihat melalui FDISK, terlihat 8GB dideteksi sebagai non-DOS partition.

Langkah standar yang biasa dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan FDISK dan merombak ulang partisi yang ada pada hardisk. Namun, terkadang masalah kesalahan pendeteksian kapasitas hardisk ini tetap muncul meskipun langkah yang sebenarnya cukup ampuh ini dilakukan. Tetap ada kapasitas yang hilang atau tidak bisa terpakai pada hardisk!

Untuk mengatasinya ada dua cara yang bisa dilakukan. Dua-duanya melibatkan software bawaan dari masing-masing merek hardisk. Maklum bila FDISK yang merupaakn bawaan dari DOS tidak mampu mengatasi, tidak ada cara lain selain meminta “pertolongan” dari software pendukung hardisk. Kebetulan kali ini PCplus mendapati masalah pada hardisk seagate Barracuda ATA IV 40GB yang terdeteksi hanya sebesar 32GB. Software ini bisa di dapat secara gratis di situs resminya. Anda tinggal membakarnya di sebuah CD.

Cara Pemecahan Pertama

Cara pertama adalah dengan melakukan zero fill drive. Fitur ini ada pada salah satu menu yang ada pada disk wizard alias Disk Manager pada software pembantunya. Dengan menggunakan zero fill drive ini, semua data di hapus dan kondisi hardisk benar-benar dikosongkan dari segala macam data apapun. Pendek kata, dengan zero fill drive ini hardisk dikembalikan ke posisi reset. Langkah ini harus dilakukan lantaran pada beberapa percobaan, hardisk tetap terbaca 32GB meski telah dilakukan penghapusan dan partisi ulang dengan menggunakan FDISK tanpa dilakukan zero fill drive ini.

Setelah anda melakukan zero fill drive, anda bisa masuk ke menu DOS dengan menggunakan starup disk dan kemudian melakukan FDISK untuk membangun partisi pada hardisk anda. Langkahnya sama seperti anda melakukan FDISK seperti biasa.

Setelah proses partisi selesai, anda bisa melihat dengan menggunakan menu display partition pada FDISK untuk mengetahui apakah kapasitas yang bisa dipakai memang telah sesuai dengan kapasitas normalnya.

Bila anda telah yakin kapasitas yang ditampilkan sudah sesuai dengan kapasitas hardisk yang sebenarnya, anda tinggal melakukan proses format pada masing-masing partisi yang anda buat.

Cara Kedua

Cara lain yang bisa anda lakukan untuk mengatasi masalah pembacaan kapasitas ini adalah dengan menggunakan disk wizard yang disediakan oleh situs pembuat hardisk-nya. Untuk seagate, anda bisa menggunaakn disk wizard terbaru yang tergolong sangat user friendly untuk mengatasi masalah seperti ini.

Namun, untuk mengatasi hal ini, partisi yang ada haruslah dipartisi ulang untuk kemudian dilakukan format. Oleh karena itu, sebelumnya disarankan anda membackup semua data penting yang ada dallam hardisk.

Langkah pertama adalahmelakukan booting lewat CD dengan cara mengubah booting priority pada BIOS motherboard. Ini harus dilakukan karena CD disk wizard seagate memang dibuat bootable sehingga begitu sistem melakukan boot lewat CD, pengguna dapat langsung masuk ke menu utama software ini..

1. Pilih Hardisk yang Akan Ditata Ulang
Setelah masuk disk wizard, menu utama yang akan terlihat adalah tampilan drive yang terinstal, baik itu hardisk maupun optical drive semisal CD ROM Drive, DVD ROM drive dan sebagainya. Pada langkah ini anda harus memilih drive mana yang akan anda tata ulang.

2. Pilih Sistem Operasi yang Akan Dipakai
Setelah anda pilih hardisk yang akan ditata ulang, tampilan akan beralih pada penggunaan software ini. Ada dua pilihan yang disediakan yaitu easy installation dan advanced installation. Anda bisa pilih advanced installation agar setting pengelolaan hardisk lebih detail. Setelah menu ini akan muncul menu untuk pemilihan sistem operasi yang nantinya akan digunakan. Anda tinggal mengklik sistem operasi utama yang akan dipakai. Setelah dipilih, anda bisa langsung mengklik tombol next.

3. Hapus Partisi yang Ada pada Hardisk
Langkah selanjutnya adalah mempartisi ulang partisi yang ada. Anda tinggal klik tombol clear dan secara otomatis software akan menghapus semua partisi yang ada.

4. Membangun Ulang Semua Partisi
Setelah anda membuang partisi yang ada, sekarang saatnya anda membangun partisi ulang. Klik tombol create untuk membangun partisi. Layar kemudian akan beralih pada layar baru yang menampilkan ukuran partisi, tipe file yang dipilih serta ukuran cluster dari tiap partisi. Anda bisa menggunakan opsi-opsi tersebut sesuai kebutuhan anda.

5. Format Masing-masing Partisi
Setelah anda membagi hardisk tersebut menjadi satu atau beberapa partisi, anda tinggal klik tombol next dan secara otomatis disk wizard akan memformat hardisk sejumlah partisi yang bisa anda buat.

Setelah diformat, anda bisa lihat kembali apakah l;angkah di atas sudah dapat mengembalikan jumlah kapasitas yang ada pada hardisk. Dua cara ini cukup manjur untuk mengembalikan kapasitas hardisk seperti semula.

=PCplus=

Advertisements
%d bloggers like this: