Cantiknya Mawar di Pohon Teh

Oleh trubusid

Akhir musim dingin di Guangzhou, China, pada Februari 2008, begitu berwarna. Sebanyak 150 tanaman Camellia japonica memamerkan kembang beraneka warna di Camellia Garden di South China Botanical Garden. Kondisinya kontras dengan camellia di Kebun Raya Cibodas, Cianjur, yang sepi bunga.

mawar

Trubus melihat camellia berbunga merah muda, putih, merah, kuning, hingga kombinasi merah dan putih. Bentuk dan susunan mahkotanya pun berbeda-beda. Ada yang berlapislapis seperti susunan mahkota mawar. Ada juga yang menumpuk dan ‘keriting’ seperti kembang sepatu. Toh, jenis yang bermahkota 1 lapis pun tak kalah elok. Bunga-bunga itu menutupi tajuk berbentuk oval setinggi 2 m.

Pantas bila camellia di Ghuangzhou banjir bunga. Sosoknya relatif pendek dan kompak. Sepertinya anggota famili Theaceae itu rajin dipangkas. Pemangkasan membuat banyak cabang dan ranting baru bermunculan. Nah, bunga-bunga camellia muncul dari ujung cabang dan ranting. Dua puluh tanaman camellia di Cibodas dibiarkan tumbuh meninggi tanpa pemangkasan. Tingginya memang baru 1-1,5 m, tapi percabangannya jarang. Pantas, bunganya sedikit.

Bunga Alabama

Camellia berasal dari kawasan pegunungan di Asia. Situs Wikipedia menyebutkan China, Korea, dan Jepang sebagai daerah asal camellia. Namun, ada juga yang menyebut jika pinyin-nama di China-menyebar dari Himalaya timur hingga ke Jepang dan Indonesia. Di habitat asalnya, tanaman berbentuk shrub alias menyemak itu mencapai tinggi 6-8 m. Camellia yang paling umum bunganya berwarna merah dengan 5 petal berdiameter 5-8 cm.

Jenisnya sangat banyak-kira-kira ada 200-250 spesies dan 2.000 hibrida. Jenis yang berwarna kuning sangat jarang ditemukan. Hasil hibridisasi memunculkan bunga yang bermahkota tumpuk. Karena berbunga cantik, tsubaki-sebutan di Jepang-populer sebagai tanaman hias. Penduduk negeri Matahari Terbit gandrung camellia karena ia salah satu bunga yang paling cepat mekar pascamusim dingin. Bahkan camellia bisa berbunga pada pertengahan atau akhir musim salju.

Pun di China. Makanya di Guangzhou, keindahan anggota keluarga teh-tehan itu membuat pusat-pusat penjualan tanaman hias memajangnya sebagai salah satu tanaman andalan. Camellia dijajakan sebagai tanaman pot. Bunga camellia akan menghilang begitu memasuki akhir musim semi.

Dari habitat di Asia, kerabat dekat teh Camellia sinensis itu menyebar ke negara-negara lain. Meski bunga introduksi, camellia jadi bunganya negara bagian Alabama, Amerika Serikat. Di Selandia Baru ia salah satu tanaman ornamen taman yang digemari. Ia senang tumbuh di bawah cahaya matahari langsung atau sedikit ternaungi.

Cuma daun

Di tanahair, camellia masih belum populer. Padahal, ‘Kalau melihat fotonya ini bunga bagus,’ kata William dari nurseri Istana Alam di Sawangan, Depok, waktu ditunjukkan dokumentasi camellia hasil jepretan Trubus di China. Sayang, seperti saudaranya, camellia lebih cocok tumbuh di dataran tinggi. Di salah satu sudut dataran tinggi Dieng, Wonosobo, camellia tumbuh prima di kebun milik Jack E Craig.

Ironisnya, sebagian orang masih menganggap bila camellia sama dengan teh. ‘Masyarakat tahunya teh untuk dimanfaatkan daunnya,’ ujar Agus Buchori, teknisi pengembangan tanaman hutan dan hias di Kebun Raya Cibodas. Padahal, kecantikan camellia-kerabat teh itu-tak kalah cantik dibanding mawar. (Karjono & Evy Syariefa)

Trubus-online.com

%d bloggers like this: