Masuk Islam di Usia 40, Wajibkah Meng-qodho Shalat?

Oleh: Al Lajnah Ad Daimah

Soal:
Ada orang yang berumur 40 tahun baru masuk Islam. Apakah ia wajib meng-qodho (mengganti) shalat yang ditinggalkannya?

Jawab:
Orang yang baru masuk Islam tidak perlu meng-qadha perkara-perkara yang luput olehnya, baik shalat, puasa, maupunzakat semenjak masih dalam keadaan kafir, karena Allah berfirman,

Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi. Sesungguhnya akan Berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu.” (Al Anfaal: 38)

Juga berdasar sabda nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,

“Islam itu menggugurkan perkara-perkara yang telah lalu” (HR Muslim dan Ahmad)

Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak memerintahkan seseorang yang baru masuk islam untuk meng-qadha syiar-syiar Islam (seperti shalat dan yang lainnya) yang terluput darinya tatkala masih kafir. Hal ini didukung pula oleh ijma’ ulama dalam permasalahan tersebut.

Wabillahi taufiq, semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga serta para sahabat beliau.

Al Lajnah Ad Daimah
Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz
Wakil Ketua: Abdurrozzaq Afifi
Anggota: Abdullah bin Ghudayyan, Abdullah bin Qu’ud

Fatwa-fatwa Ulama Ahlussunnah Seputar Shalat, penerjemah: Abu Abdillah Saad Al Jundi, Editor: Muhammad Fathoni, Muraja’ah: Al Ustadz Asasuddin, Penerbit: Media Ahlussunnah, Purwokerto
ulamasunnah.wordpress.com

%d bloggers like this: