Hepatitis B

Penyakit Hepatitis B disebabkan oleh virus yang menyerang hati dan dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati.

Siapa penderitanya?

Penderita Hepatitis B bisa terjadi pada setiap orang dari semua golongan umur, yang tertular virus Hepatitis B.

Gejalanya Umumnya gejalanya ringan seperti:

  1. Selera makan hilang
  2. Rasa tidak enak di perut
  3. Mual sampai muntah
  4. Demam ringan
  5. Kadang-kadang disertai nyeri sendi
  6. Nyeri dan bengkak pada perut kanan atas

Setelah satu minggu akan timbul gejala utama seperti:

  • Bagian putih pada mata tampak kuning
  • Kulit seluruh tubuh tampak kuning
  • Air seni berwarna seperti teh

Hepatitis B akut umumnya sembuh, hanya 10% menjadi Hepatitis B kronik (menahun) dan dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati

Cara Penularan

1. Secara Vertikal
Cara penularan vertikal terjadi dari ibu yang mengidap virus Hepatitis B kepada bayi yang dilahirkan yaitu pada saat persalinan atau segera setelah persalinan

2. Secara Horisontal

  • Penggunaan alat suntik yang tercemar
  • Tindik telingan
  • Tusuk jarum
  • Transfusi darah
  • Penggunaan pisau cukur dan sikat gigi secara bersama-sama
  • Hubungan seksual dengan penderita

Sumber Penularan

Sumber penularan adalah orang yang tertular virus tersebut, baik yang sedang sakit maupun yang tampak sehat. Seseorang yang mengandung virus dalam tubuhnya tetapi tidak sakit disebut “carrier” atau pengidap.

Cara Pencegahan

Hepatitis B dapat dicegah dengan imunisasi. Segera hubungi Posyandu terdekat dengan tempat tinggal anada untuk mendapatkan imunisasi Hepatitis B bagi putra-putri anda.

Setiap bayi akan mendapatkan 3 kali vaksinasi Hepatitis B sebelum usia 1 tahun.
Jadual imunisasi bagi bayi di Posyandu:

Umur Imunisasi

  • 2 BULAN BCG, POLIO.1, DPT.1
  • 3 BULAN HB.1, POLIO.2, DPT.2
  • 4 BULAN HB.2, POLIO.3, DPT.3
  • 9 BULAN HB.3, CAMPAK, POLIO.4

keluargasehat.com

%d bloggers like this: