Fermentasi Jerami Dengan Menggunakan Superfarm Cattle

Makanan alami jenis hewan herbivora termasuk sapi adalah rumput dan daun-daunan. Secara alamiah golongan hewan ini memakan hijauan sepanjang hidupnya. Hijauan merupakan pakan yang penting bagi hewan ruminansia. Hijauan ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu : hijauan liar ( tidak sengaja ditanam dan tumbuh dengan sendirinya ) dan hijauan yang dibudidayakan ( sengaja ditanam dan dipupuk ).

I. Pendahuluan

Makanan alami jenis hewan herbivora termasuk sapi adalah rumput dan daun-daunan. Secara alamiah golongan hewan ini memakan hijauan sepanjang hidupnya. Hijauan merupakan pakan yang penting bagi hewan ruminansia. Hijauan ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu : hijauan liar ( tidak sengaja ditanam dan tumbuh dengan sendirinya ) dan hijauan yang dibudidayakan ( sengaja ditanam dan dipupuk ). Hijauan liar terdiri dari berbagai jenis rumput, leguminoceae dan tanamn lainya. Sedangkan hijauan yang dibudidayakan hanya merupakan satu species rumput atau bercampur dengan species rumput lain.

Ketersediaan pakan hijauan ini sangat dipengaruhi oleh faktor musim. Pada musim penghujan persediaan bahan pakan hijauan sangat banyak dan melimpah. Sedangkan pada musim kemarau ketersediaan pakan hijau ini sangat terbatas. Hijauan dari sisa pertanian seperti jerami, jagung dan lain-lain oleh petani hanya diambil sebagai bahan pakan ternak pada saat sisa hasil pertanian ini hanya ditumpuk dan dibiarkan kering.

Dengan kondisi limbah atau sisa hasil pertanian yang kering, petani tidak memanfaatkannya untuk pakan ternak. Hal ini disebabkan hewan ternak tidak mau memakan sisa atau limbah pertanian yang sudah kering tersebut.

Untuk mengatasi kendala-kendala penyediaan bahan pakan ternak pada musim kemarau maka kami menciptakan suatu produk teknologi yang membantu mengatasi penyediaan bahan pakan untuk ternak pada musim kemarau.

Superfarm Cattle merupakan suatu produk teknologi mikrobia yang berguna untuk membantu menaikan kadar protein bahan pakan, meningkatkan berat badan ternak, mengurangi bau kotoran ternak, dan membantu menfermentasi bahan pakan agar merangsang nafsu makan ternak.

Bab II Proses Fermentasi Jerami

A. Teknik I

1. Alat :

  • Gembor air
  • Ember/drum
  • Parang
  • Cangkul

2. Bahan :

  • Jerami kering/daun jagung kering 1.000 kg
  • Superfarm Cattle 4 ltr
  • Mollases 4 ltr
  • Dedak 30 kg
  • Plastik
  • Karung goni

3. Cara Kerja:

  • Membuat lubang yang akan digunakan untuk proses fermentasi
  • Melapisi sekeliling lubang tersebut dengan plastik secara rapat
  • Superfarm Cattle dan mollases dilarutkan dalam air dan diaduk didalam drum/ember
  • Jerami kering/daun jagung kering dipotong kecil-kecil
  • Jerami kering/daun jagung tersebut dicelupkan kedalam larutan Superfarm cattle
  • Jerami/daun jagung yang sudah dicelupkan kemudian ditiriskan sampai airnya tidak menetes lagi
  • Setelah ditiriskan kemudian disusun dalam lubang yang telah dilapisi plastik
  • Susun jerami/daun jagung kering yang sudah ditiris setebal 20-30 cm dan ditaburi dedak tipis
  • Diatas dedak disusun lagi jerami kering/daun jagung kering yang sudah ditiris setebal 20-30 cm dan ditabur dedak lagi
  • Lakukan hal yang sama sampai ketinggian yang diinginkan
  • Setelah disusun menurut ketinggian yang dikehendaki permukaan atas dari jerami/daun jagung ditutup dengan goni
  • Untuk pemberian pakan ternak siap diberikan 2-3 hari setelah fermentasi. Apabila diberikan ke ternak diangin-anginkan dahulu agar tidak panas.
  • Apabila ingin disimpan dalam jangka waktu 1 bulan hidarkan dari kontaminasi udara luar.

Keterangan :

  1. Besar dan dalam lubang disesuaikan dengan banyaknya jerami yang akan difermentasi
  2. Dipojok lubang tempat fermentasi plastik dilubangi untuk pembuangan air yang masih menetes setelah ditumpuk.

B. Tekhnik II

1. Alat :

  • Gembor air
  • Ember/drum
  • Parang

2. Bahan :

  • Jerami kering/daun jagung kering 1.000 kg
  • SF-Cattle 4 ltr
  • Molasses 4 ltr
  • Dedak 30 kg
  • Plastik
  • Goni

3. Cara Kerja :

  • Sususn jerami kering dengan ketebalan 20-30 cm
  • Siram dengan SF-Cattle secara merata sampai dengan kadar air 60%
  • Tebarkan dedak tipis secara merata dipermukaan jerami
  • Tumpuk lagi diatasnya dengan jerami kering dan siram lagi dengan SF-Cattle
  • Taburi dedak tipis dipermukaannya
  • Lakukan hal yang sama sampai ketinggian yang dikehendaki
  • Setelah sampai ketinggian yang dikehendaki di sekeliling jerami ditutup plastik secara rapat.
  • Permukaan paling atas ditutup dengan goni
  • Jika goni tidak ada, bisa menggunakan jerami kering setebal 30 cm
  • Pada saat pemberian pakan, jerami yang paling atas disingkirkan dahulu kemudian diambil jerami yang sudah difermentasi
  • Jerami fermentasi jangan langsung diberikan pada ternak, tetapi diangin-anginkan dahulu sebentar agar dingin baru diberikan ke ternak.

PT. SARANA ASTA NIAGA
DISTRIBUTOR SUPERFARM
Telp. 021-70978785
kebonkembang.com

%d bloggers like this: