Alami Halau TBC

TBC bisa menular melalui air ludah yang dikeluarkan penderita TBC saat batuk atau bersin. Bisa juga lewat hembusan napas penderita TBC saat berbicara. Dengan pengobatan secara tuntas, biasanya akan sembuh dalam waktu 6 bulan.

Untuk menambah daya tahan tubuh, agar proses pengobatan lebih terbantu, bisa dilakukan terapi alternatif dengan ramuan herbal, hewan, jus sayuran, dan akupresur. Terapi alternatif ini ditawarkanBambang Sudewo, herbalis dari PJ Sekar Kedhaton, Yogyakarta, dan David Sungahandra, akupunturis dari Klinik GHS, Jakarta.

Terapi Herbal

  1. Bahan:20 gram sambiloto, 25 gram pegagan, 20 gram daun sendok, 10 gram adas, 2 sendok makan jeruk nipis, 4 gelas air (800 ml).
    Cara Pakai: Semua bahan dicuci bersih lalu dirajang atau diiris. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, setelah itu saring. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore, masing-masing 1 gelas. Agar rasanya enak, tambahkan 2 sendok makan perasan jeruk nipis.
  2. Bahan:30 gram daunn dews, 20 gram sambiloto, 15 gram inggu, 20 gram sagunggu, 4 gelas air (800 ml).
    Cara Pakai: Semua bahan dicuci bersih, lalu diiris. Rebus hingga air rebusan tersisa 2 gelas. Kemudian saring. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore setelah makan. Bisa tambahkan 2 sendok makan perasan jeruk nipis.

Terapi Jus Sayuran

Bahan:30 gram lobak, 20 gram seledri, 30 gram labu, 5 gelas air (1000 ml).
Cara Pakai: Semua bahan dicuci bersih, diiris, lalu dijus hingga lembut. Minum di pagi hari setelah makan. Bisa juga tambahkan 2 sendok makan perasan jeruk nipis.

Terapi Hewan

Untuk TBC Tulang
Bahan:3 cm (11,25 gram) kalajengking, 4 cm (15 gram) cacing tanah
Cara Pakai: Sangrai kalajengking dan cacing tanah sampai berwarna kecokelat-cokelatan. Setelah itu tumbuk sampai halus. Ambil serbuk sebanyak 3 gram untuk sekali konsumsi. Selanjutnya, serbuk diseduh dengan 1/2 gelas air panas, aduk hingga rata. Ramuan dikonsumsi sehari 3 kali.
Catatan:Selama pengobatan, jangan mengonsumsi makanan berlemak dan dingin, seperti es.

Terapi Akupresur

Titiknya:titik zhongfu (LU 1), titik hegu (LI 4), titik zhusanli (ST 36)

Caranya: Lakukan teknik tekanan G (An), yakni menggunakan ibu jari atau telapak tangan dengan gerakan menekan yang lembut dan berirama di titik:

  1. Zhongfu (letaknya di garis luar dada ketiga, antara tulang rusuk 1 dan 2). Akupresur dengan lembut. Letaknya di daerah dada atas, sehingga biasanya rasanya sangat nyeri. Karena itu, lakukan dengan sangat perlahan. Gunakan lotion agar kulit tak lecet.
  2. Hegu(letaknya di punggung tangan, antara tulang metacarpal 1 dan 2). Akupresur dengan lembut sampai keras ke arah dalam pangkal tangan, tekan hingga terasa linu. Gunakan lotion agar kulit tidak lecet. Lakukan akupresur di titik ini sehari sekali. Untuk meningkatkan kekebalan bagi Anda yang sehat, lakukan seminggu 2 kali. Tekan titik ini hingga terasa linu.
  3. Zhusanli(letaknya 3 jari dari batas lutut ke bawah). Tekan lembut hingga kencang titik ini sehari sekali. Kemudian lakukan pengompresan dengan jahe di titik tersebut. Caranya, siapkan jahe dan kain lembut. Tumbuk jahe hingga gepeng, lalu bungkus dengan kain. Panaskan buntelan jahe (bisa dengan mengukus atau mendekatkan buntelan pada sumber panas, seperti lilin). Setelah itu, letakkan buntelan jahe di titik zhusanli. Resep ini selain untuk meningkatkan stamina, juga baik digunakan penderita rematik.

David mengingatkan, akupresur dilakukan sambil berjemur di bawah sinar matahari pagi, sebelum pukul 09.00. Selain itu, bersihkan kamar tidur setiap hari, dan pastikan sirkulasi udara lancar. Usahakan pula agar sinar matahari masuk ke kamar tidur, agar kuman, bakteri, dap virus lenyap.

Senior / cybermed.cbn.net.id

%d bloggers like this: