Ramuan Bugar Diabetesi

Pikiran galau, takut bayangan komplikasi yang timbul, serta banyaknya batasan makanan adalah perasaan yang umum menghantui diabetesi. Daripada galau, lebih baik minum ramuan biar tubuh menjadi bugar dan kadar gula terjaga normal.

Menurut data WHO, Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar di dunia dalam jumlah penderita diabetes melitus (diabetesi). Tahun 2000 terdapat 5,6 juta orang diabetesi, sedangkan di tahun 2006, angkanya melonjak jadi 14 juta jiwa.

Diabetes melitus (DM), kata Dr. Ellya, MARS,merupakan penyakit yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Penderita perlu minum obat antidiabetes seumur hidup. Bahkan, bila kadar gula darah tidak dapat dikontrol, penderitanya mesti menjalani injeksi insulin seumur hidupnya.

DM yang dikenal sebagai penyakit gula atau kencing manis, terjadi bila seseorang mengalami peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan insulin atau reseptor insulin yang tidak berfungsi baik. DM yang timbul akibat kekurangan insulin disebut DM tipe-1 atau Insulin Dependent Diabetes Mellitus(IDDM). Tipe ini, kadar insulin dalam darah penderita di bawah normal.

Sementara itu, DM karena insulin tidak berfungsi baik disebut DM tipe-2 atau Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus(NIDDM). Ini artinya, kadar insulin masih normal tetapi tidak efektif, sehingga menunjukkan gejala kekurangan insulin.

Insulin, dinyatakan dokter yang berpraktik di Serang, Banten ini, adalah hormon yang diproduksi oleh sel beta di pankreas. Kelenjar ini terletak di belakang lambung, berfungsi mengatur metabolisme glukosa menjadi energi dan mengubah kelebihan glukosa menjadi glikogen yang disimpan di dalam hati dan otot.

Kegemukan jadi pemicu

Seseorang dikatakan mengalami DM bila memiliki kadar gula darah puasa >126 mg/dL dan pada tes gula sewaktu >200 mg/dL. Kadar gula darah sepanjang hari bervariasi. Biasanya akan meningkat setelah makan dan kembali normal dalam waktu 2 jam.

Kadar gula darah normal pada pagi hari setelah malam sebelumnya berpuasa adalah 70-110 mg/dL darah. Kadar gula darah biasanya kurang dari 120-140 mg/dL 2 jam setelah makan atau minum cairan yang mengandung gula maupun karbohidrat lainnya.

Kelompok yang berisiko tinggi terkena DM adalah mereka yang berumur di atas 40 tahun, kegemukan, hipertensi, ada riwayat DM dalam keluarga, pernah melahirkan bayi > 4 kg, pernah diabetes sewaktu hamil, hiperkolestelomia, dan mengalami gangguan toleransi glukosa.

Cara terbaik menurunkan kadar gula darah dengan diet. Artinya, makanan yang masuk ke dalam perut tidak menimbulkan kadar gula dalam darah selalu tinggi.

Contohnya, mengonsumsi buah dan sayur serta mengurangi asupan karbohidrat dalam menu sehari-hari. Sayur dan buah mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Makanan berserat memang sangat baik untuk mengontrol kadar gula darah.

Namun, diet saja tidak cukup. Diabetesi harus melakukan aktivitas fisik secara teratur karena otot menggunakan glukosa dalam darah untuk dijadikan energi.

Faktor pemicu terbanyak adalah kegemukan. Menurut pengobatan Cina kuno maupun pengobatan cara Rasulullah SAW, kesehatan perut adalah hal utama.

Prinsipnya, pencernaan harus dijaga dengan baik karena pencernaan adalah pintu gerbang bagi penderita DM. Beberapa jus dan ramuan herbal bisa digunakan untuk menjaga kesehatan pencernaan bagi diabetesi.

Enam Ramuan Antidiabetes

Beberapa minuman penyegar (jus) dari sayur dan buah diyakini dapat menurunkan kadar kolesterol maupun gula darah. Terapi jus lebih sempurna bila digabungkan dengan terapi herbal.

Terapi jus, kata Dr. Ellya, selain bisa menurunkan kadar gula darah, lebih difungsikan untuk memperbaiki kesehatan pencernaan. Sementara itu, terapi herbal, selain bisa menurunkan kadar gula darah, juga mampu melancarkan dan menormalkan fungsi-fungsi kelenjar.

Beberapa contoh herbal yang dapat digunakan untuk pengobatan DM adalah brotowali, alpukat, mengkudu, bidara upas, anting-anting, pulutan, mimba, sambiloto, duwet, lidah buaya, jahe merah, asam jawa, dan salam.

Berikut enam ramuan antidiabetes yang ditawarkan Dr. Ellya.

Ramuan 1:
Bahan: 2 buah tomat, 1 buah wortel, 1 buah mentimun, 1/z buah belimbing manis
Pemakaian: Cuci bersih bahan, lalu blender hingga halus. Saring dan buang ampasnya. Tambahkan hasil saringan dengan 1 sendok madu murni. Lakukan terapi ini dua kali sehari (pagi sebelum makan dan sore hari). Jus ini paling cocok untuk penderita diabetes, hipertensi, dan hiperkolesterol.

Ramuan 2:
Bahan: 150 gr wortel, 100 gr bayam, 50 gr seledri, 1/3 buah jeruk nipis
Pemakaian: Cuci bersih semua bahan, lalu blender hingga halus. Saring, kemudian buang ampasnya. Tambahkan hasil saringan dengan 1 sendok madu asli. Minum dua kali sehari (pagi sebelum makan dan sore hari).

Ramuan 3:
Bahan: 200 gr sirsak, 100 gr nanas, 100 gr pepaya, 1/3 buah jeruk nipis
Pemakaian: Cuci bersih semua bahan, lalu blender hingga halus. Saring, kemudian buang ampasnya. Tambahkan hasil saringan dengan 1 sendok makan madu asli (jangan yang palsu ataupun mengganti dengan pemanis lainnya). Minum 2 kali sehari (pagi sebelum makan dan sore hari). Jus ini sangat cocok untuk penderita diabetes disertai gangguan buang air besar.

Ramuan 4:
Bahan: 15 gr rimpang segar jahe merah
Pemakaian: Jahe dibakar 1520 menit. Memarkan dan seduh dengan segelas air. Sebelum minum, tambahkan 1 sendok makan madu sebagai pengganti gula. Manfaat lain ramuan ini untuk mengatasi batuk kering yang tak kunjung sembuh, sebagai penawar racun, antirematik, dan penghilang sakit kepala.

Ramuan 5:
Bahan: 1 gelas kacang kedelai, 6 gelas air
Pemakaian: Bersihkan kacang kedelai. Rendam dalam air bersih, selama 10-12 jam. Untuk menghilangkan bau langu, air rendaman diganti beberapa kali. Tiriskan dan giling atau blender dengan menambahkan 1-2 gelas air. Tambahkan air sisanya sampai total enam gelas. Rebus sambil diaduk-aduk hingga mendidih selama 10-15 menit. Angkat dan Saring, serta peras selagi panas untuk mendapatkan susu kedelai. Untuk cita rasa, tambahkan daun pandan, sereh, atau jahe. Ramuan ini cocok untuk diabetesi yang mengalami penurunan daya tahan tubuh.

Ramuan 6:
Bahan: 2 sendok makan asam jawa, 1 sendok makan irisan gula merah, 150 cc air mendidih
Pemakaian: Seduh asam dengan air mendidih, masukkan gula merah, lalu aduk sampai larut. Saring dan minum (bisa dalam keadaan panas atau dingin). Ramuan ini cocok bagi penderita diabetes disertai kolesterol tinggi.

Senior / cybermed.cbn.net.id

%d bloggers like this: