Deteksi Sensor Tak Fungsi

Salah satu keunggulan motor berbasis fuel injection seperti Yamaha V-Ixion yaitu kemampuan ECU membaca fungsi sensor-sensor sebelum mesin dihidupkan. Bahkan jika terjadi kerusakan atau masalah pada sensor-sensor, maka ECU bisa memberi tahu kepada pengendara lewat kedipan lampu indikator mesin yang terdapat pada panel speedometer.

“Teknologi ini dinamakan self diagnosis. Mesin normal jika sesaat setelah kontak ON, lampu indikator menyala lalu mati kembali. Tetapi apabila lampu indikator berkedip berarti ada masalah pada sensor-sensor V-Ixion,” beber Muhamad Abidin, manager technical department PT Yamaha Motor Kencana Indonesia.

Jumlah kedipan berbeda jumlahnya tergantung jenis sensornya. Lampu menyala selama 1 detik berarti nilai 10. Sedangkan menyala 0,5 detik mendapat nilai 1. Contoh jika kode kerusakan 13 (intake air pressure sensor). Angka 13=10+3, berarti lampu menyala 1 detik sebanyak 1 kali kemudian disusul menyala 0,5 detik sebanyak 3 kali.

Ada kalanya meskipun terdeteksi ada sensor bermasalah, mesin tidak langsung mati. Karena ECU akan menginstruksikan pengoperasian dengan cara lain untuk menggantikan sensor yang tidak berfungsi tadi. Sehingga motor masih dapat dijalankan. “Kasus ini juga tergantung jenis kerusakannya. Jika lampu indikator mesin menyala sebaiknya segera dicari sumber permasalahannya,” tambah Abidin.

Penulis : Zoelis
Otomotifnet.com

%d bloggers like this: