Macet Bisa Bikin Sperma Rusak

Peringatan para pria. Berhati-hatilah menghadapi kemacetan. Riset terbaru menyebut, kemacetan bisa bikin rusaknya sperma

Menurut tim riset di Jerman, macetnya lalu lintas tak cuma membuat para pengendara mobil atau lainnya kesal, tapi juga mempengaruhi kesehatan mereka. Macet bisa mempengaruhi kesuburan pria alias sperma jadi rusak.

Periset membeberkan alasannya. Saat macet membuat pria terpaksa duduk di mobilnya dalam waktu cukup lamam hal ini bisa berakibat buruk bagi sperma. Periset meneliti 30 pria setelah mereka duduk di mobil yang menyala selama 90 menit. Saat itu temperatur tempat duduk bisa naik hingga 37 derajat selsius.

Riset memperlihatkan terjadi penurunan jumlah sperma pada ketiga puluh pria tersebut. Temperatur tinggi menjadi penyebabnya. Disebutkan periset, produksi sperma bisa dilakukan pada suhu rendah. Ketika di dalam mobil, alat kelamin pria yang menjadi tempat produksi sperma terkena suhu panas sehingga terjadi gangguan saat mereproduksi sperma.

Para peneliti menyarankan para pria untuk menghindari beberapa hal. Menurut mereka, selain gangguan depresi dan stres, kebiasaan lain seperti menaruh laptop di pangkuan juga bisa mempengaruhi produksi sperma. Sementara itu berkaitan dengan pria, penelitian terbaru di AS menunjukkan viagra jika dikombinasikan dengan Paxil dapat membantu penderita ejakulasi dini yang tidak memperoleh kesembuhan dengan terapi standar.

Jika seorang pria mengalami ejakulasi dini, dokter akan merujuknya ke psikiater atau pada seorang seks terapis atau akan memberikan resep obat termasuk Paxil yaitu suatu antidepresan atau lidokain salep, salep pemati rasa yang dioleskan pada kepala alat kelamin pria sebelum melakukan hubungan seksual.

Penelitian ini disampaikan dalam pertemuan tahunan Asosiasi Urologi Amerika Serikat di Orlando, Florida.

Penelitian ini meneliti 138 penderita ejakulasi dini yang mengawali pengobatannya dengan menggunakan salep lidokain. Tigapuluh delapan penderita puas dengan cara ini. Sisanya 100 orang mulai mengkonsumsikan Paxil dan 42 orang diantaranya puas dengan menggunakan Paxil tersebut. Sedangkan 58 penderita menggunakan Paxil yang dikombinasikan dengan Viagra.

Setelah lebih dari 3 bulan pengobatan, pria-pria yang menggunakan 1 dosis Paxil yang diminum 7 jam sebelum hubungan seks dan 1 dosis Viagra yang diminum 1 jam sebelum melakukan hubungan seks. Mereka menandai berapa lama mereka mampu melakukan hubungan seksual mulai saat penetrasi penis ke dalam vagina hingga terjadinya ejakulasi. Pada awalnya, mereka dapat memperpanjang hubungan seks paling sedikit 1 hingga 3 menit.

Jika seorang pria mengalami ejakulasi dini, maka dokter akan merujuknya ke psikiater atau pada seorang seks terapis atau akan memberikan resep obat termasuk Paxil yaitu suatu antidepresan atau lidokain salep yaitu salep pemati rasa sebelum melakukan hubungan seksual.

hidayatullah.com

%d bloggers like this: